Rapat Pembahasan Hasil Draf Evaluasi Rancangan Perda dan Penjabaran Perubahan APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2017

Jumat, 18 Agustus 2017


Terkait dengan Evaluasi Ranperda Kota Denpasar tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Denpasar Nomor 9 Tahun 2016 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017 dan Ranperwali Denpasar tentang Perubahan Atas Peraturan Walikota Denpasar Nomor 47 Tahun 2016 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017,  maka pada hari Jumat, Tanggal 18 Agustus 2017 yang bertempat di Ruang Rapat Praja Saba Lantai I Unit III Kantor Gubernur Bali, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Bali serta TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) Provinsi Bali yang dipimpin oleh Bapak Staf Ahli Bidang Ekonomi menerima Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Denpasar serta TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) Kota Denpasar yang langsung dipimpin oleh Bapak Ass. III Kota Denpasar.

Rapat dipimpin oleh Bapak Staf Ahli Bidang Ekonomi dan didampingi oleh Bapak Ass. I Provinsi Bali, serta dihadiri oleh TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) Provinsi Bali dan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) Kota Denpasar yang langsung dipimpin oleh Bapak Ass. III Kota Denpasar.



Struktur APBD-P Kota Denpasar Tahun Anggaran 2017 dirancang sebagai berikut : pendapatan dari pagu awal sebesar Rp.1.917.638.279.068,33; meningkat sebesar Rp.137.768.351.139,71; sehingga menjadi sebesar Rp.2.055.406.630.208,04;, belanja dari pagu awal sebesar Rp.2.055.069.223.179,33; bertambah sebesar Rp.222.985.496.138,57; sehingga menjadi sebesar Rp.2.278.054.719.317,90;, pembiayaan daerah dari pagu awal sebesar Rp.137.430.944.111,00; bertambah sebesar Rp.85.217.144.998,86; sehingga menjadi sebesar Rp.222.648.089.109,86;.

Berikut hasil evaluasi dari TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) Provinsi Bali terhadap APBD-P Kota Denpasar Tahun Anggaran 2017 :  secara umum, untuk struktur APBD, judul dan nama kegiatan agar dicermati kembali, serta dalam perencanaan APBD supaya lebih cermat. Pendapatan secara umum sudah baik dan sudah mengalami peningkatan sebesar 7,18% sehingga hal tersebut diharapkan bisa konsisten agar dapat benar-benar untuk membiayai kegiatan. Terkait dengan fungsi pendidikan dan fungsi kesehatan sudah lebih dari batas minimal yaitu 20%, kemudian untuk beberapa kegiatan yang penambahan anggarannya cukup besar agar dipertimbangkan kembali karena mengingat sisa waktu yang sangat terbatas. Defisit APBD Kota Denpasar sebesar 10,83% sehingga untuk tahun-tahun mendatang supaya diminimalisir sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku (fetpd).

Informasi